Save Lagu Anak

 

Lagu anak jaman dulu liriknya terasa sesuai dengan umur. Tapi kalau yang sekarang… Kalian bisa tahu sendiri pasti. Nah, video ini mengajak kita untuk #SaveLaguAnak, jangan lupa share yah

sumber FB 20detik

 

 

Perbedaan Lagu Anak Jaman Dulu dan Sekarang

Katanya sekarang, anak-anak Indonesia lagi krisis lagu-lagu yang emang pantes didengerin dan dinyanyiin sama usianya. Gak kayak dulu (di era 90-an), jumlah lagu anak saat itu sama melimpahnya dengan penyanyi ciliknya. Tapi apa lagi sih perbedaan lagu anak jaman dulu dan jaman sekarang, selain jumlah lagu dan penyanyinya?

Tema Lagu

Berdasarkan pengamatan MBDC, pilihan tema lagu antara jaman dulu dan sekarang ada perbedaan.

Jaman dulu:

Tema lagunya lebih beragam dan emang seputar dunia anak-anak. Mulai dari soal dunia sekolah (lagu Libur Telah Tiba, Bis Sekolah), di mana masa-masanya mereka belajar banyak hal (lagu Biji-bijian, Katanya, Berhitung, AIUEO). Terus dunia anak yang emang masih seneng-senengnya main (lagu Dunia Anak, Air), dan tema cita-cita (lagu Kapal Terbang, Susan Punya Cita-cita).

Jaman sekarang: 

Sama sih beragamnya, cuma beberapa temanya agak sedikit dewasa, gak sesuai umurnya. Kayak lagunya Tegar ini yang ngomongin tentang kehidupan. Berat banget. Terus juga lagu-lagu Coboy Junior yang udah ngomongin cinta-cintaan (lagu #eaaaaa). Walaupun masih cinta monyet sih. Ada juga yang malah re-make lagu dewasa (Aku Bukan Boneka-nya Rini dinyanyiin ulang sama girl band cilik Lollipop) beneran, cuma emang sih liriknya diganti. Tapi gak semuanya sih, karena masih ada beberapa lagu bertema anak-anak kayak lagunya Romaria yang tentang dunia hewan (Tebak Monyet), pertemanan (lagu Bully milik Naura).

Liriknya

Lirik lagu jadi hal yang paling penting banget harus dipikirin sama pencipta lagu. Jangan sampe lirik yang gak pantes malah dikonsumsi anak-anak, bahkan sampe hapal di luar kepala.

Jaman dulu:

 

Lirik lagu lagu anak jaman dulu bisa dibilang aman dan baik buat dinyanyikan anak-anak. Itu juga karena tema lagunya emang seputar dunia anak-anak. Bahkan dari dengerin lagu kamu jadi tau nama-nama negara lewat lagunya Trio Kwek-kwek berjudul Katanya:

Australia negeri wool (katanya.. katanya..)

Aborigin sukunya (katanya.. katanya..)

Bumerang senjatanya (wow.. wow..)

Terus banyak juga nasehat-nasehat baik buat anak-anak, kayak lagu Agnes ini.

Jaman sekarang:

None animated GIF

Mungkin lagu ini gak seterkenal lagu Trio Kwek-kwek atau lagunya Romaria yang Malu Sama Kucing. Tapi faktanya, di Indonesia bagian sana ada penyanyi cilik ini yang nyanyiin lagu dengan lirik yang menurut MBDC gak pas buat sesuainya. Kamu tau kan, kacung adalah sebutan buat orang yang kerjanya disuruh-suruh. Terus, kampret yang sebenernya nama binatang tapi selama ini kata itu malah lebih akrab sebagai makian. Terlalu kasar bagi anak-anak. Makin miris, pas tau istilah ini malah ada di lirik lagu anak-anak jaman sekarang.

Jogetannya

Satu hal yang identik juga sama lagu anak-anak adalah jogetnya. Hampir di semua video klip lagu anak, pasti ada adegan menarinya. Entah itu sih penyanyinya atau cuma penari cilik di belakangnya. Nah, ternyata jogetnya penyanyi cilik jaman dulu sama sekarang ada bedanya juga.

Jaman dulu

:None animated GIF

Lebih sederhana, gerakannya cuma gitu-gitu doang. Gerakin tangan dan kaki ke kiri ke kanan, disertai loncat-loncat kecil ke sana ke mari. Mungkin karena semua anak-anak dulunya ikut les nari di sanggar yang sama kali ya. Tapi yang jelas nya, hampir di semua lagu anak jogetannya cenderung gampang buat diikutin anak-anak.

Jaman sekarang:

joget animated GIF

Lebih rumit dan bisa dibilang gerakan yang sering kamu lihat di tim ekskul modern dance di SMA ini ternyata juga bisa ditiru sama anak-anak. Bahkan break dance pun mereka mahir.

Video Klip

Jaman dulu:

Hampir semua video klip lagu anak menggunakan teknologi green screen. Mungkin biar lebih irit biaya produksinya dan hemat waktu juga kali ya. Atau biar gak ribet aja, jadi cukup syuting di satu studio. Soalnya kalau harus pindah-pindah lokasi kan lumayan repot ngatur mood anak kecilnya. Takut mereka cepet capek, terus gak mau lanjut syuting. Terus konsepnya juga cuma nyanyi sambil diiringi dancercilik di belakangnya. Simple banget.

Jaman sekarang:

Seiring perkembangan jaman juga, video klip lagu anak sekarang pun udah lebih keren dan terkonsep. Jadi isinya gak cuma nyanyi dan nari-nari doang. Ada jalan ceritanya juga lah.

Pencipta Lagu Anak

Berterima kasihlah pada mereka yang udah membuat anak-anak jadi punya lagunya sendiri. Cuma gitu, beda jaman, beda juga pencipta lagunya.

Jaman dulu:

Papa T. Bob, adalah orang yang udah berhasil bikin lagu buat Joshua (Diobok-obok), Tina Toon (Bolo-bolo), Trio Kwek-kwek (Katanya, Jangan Marah, Tanteku), Enno Lerian (Si Nyamuk Nakal, Du Di Dam), dan Bondan (Si Lumba-lumba). Konon sebelum dia bikin lagu, dia harus bertemu dulu dengan si penyanyinya, buat menentukan lagu apa yang cocok buat penyanyi itu. Selain Papa T. Bob, ada juga A.T Mahmud, pencipta lagu Libur Telah Tiba dan Anak Gembala -nya Tasya, yang emang dikenal sebagai pencipta lagu anak-anak.

Jaman sekarang:

Selama kamu masih ingetnya sama Papa T. Bob itu berarti belum ada pencipta lagu anak jaman sekarang yang se-ikonik dia. Tapi bukan berarti masa depan lagu anak makin suram. Paling gak, kemunculan Naura dan lagu-lagunya yang emang pas di usianya bisa jadi harapan. Belum lagi ada project-nya Gita Gutawa bareng sang Ayah yakni, Di Atas Rata-rata dan gerakan yang baru aja diinisiasi sama mantan penyanyi cilik, seperti Joshua dkk lewat ajakan #SaveLagu Anak. Dengan kata lain, lagu anak masih bisa diselamatkan kok. Semoga.

sumber http://www.huntnews.id/

Iklan
Perihal

seorang pemuda yang masih mencari jati dan berusaha untuk berbuat yang terbaik

Ditulis dalam Inspirasi dan Motivasi, video

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Statistik Blog
  • 10,011 hits
Data Kunjungan per 16-02-2017
Flag Counter
Kalender 2017
Agustus 2016
S S R K J S M
« Jul   Sep »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
Ikuti saya di Twitter
%d blogger menyukai ini: