Tips Menghilangkan Gatal Sayur Lompong

Apakah anda menyukai sayur lompong ?  Lompong adalah sejenis tanaman yang mudah tumbuh dimana saja dan bisa saja masuk kategori tanaman liar . Namun Lompong sebenarnya merupakan tanaman budi daya yang sangat nikmat diolah menjadi berbagai masakan mulai dari batang dan daunnya yang bisa dimasak dan umbinya yang disebut tales juga mengandung karbohidrat tinggi dan menjadi bagian dari tradisi masyarakat Jawa pada acara tertentu.  Tanaman lompong memiliki nama lain yaitu lumbu dan keladi.

Dulu saat saya masih kecil paling tidak mood makan jika tahu nenek saya memasak sayur lompong. Biasanya saya makan hanya sedikit dan sambil mengomel . Tapi sekarang saya justru sangat menyukai sayuran ini mungkin selain menyadari enaknya lompong saya juga bernostalgia atau nguri-uri budaya orang tua yang sejak dulu mengolah lompong menjadi salah satu kuliner rakyat banyak . Sayur lompong bisa dikatakan sayuran rakyat karena sangat mudah menanam dan murah perawatannya serta murah harganya.

Tidak semua jenis lompong bisa dikonsumsi. Itu yang harus kita pahami, karena ada jenis tertentu yang bisa mengakibatkan keracunan, jadi sebelum memasak lompong ada baiknya meneliti dahulu jenis lompong apa yang akan dimasak.  Ada beberapa jenis lompong seperti lompong ungu atau hitam yang saat ini dikenal sebagai tanaman hias karena tidak bisa dimakan tapi cukup indah untuk melengkapi taman atau ditanam di pot . Selain Lompong ungu/hitam lompong yang tak bisa dimakan,lainnya yaitu lompong hutan, atau keladi hutan, ciri-cirinya bisa tumbuh lebih tinggi dan besar , batangnya kaku dan kuat tak mudah patah , getahnya berwarna kemerahan, bisa hidup di daerah rawa. Lompong liar atau keladi hutan yang sangat gatal dan tidak bisa dimakan.Lompong hias yang berukuran besar juga tak bisa dimakan, hanya daunnya saja yang dimanfaatkan untuk pakan ikan.

Untuk jenis lompong yang bisa dikonsumsi antara lain ada lompong kimpul yang berbatang hijau keputihan, daunnya halus, batangnya lentur, yang merupakan salah satu jenis yang bisa dimakan dan diolah menjadi buntil. Ada juga lompong jenis lumbu, batangnya berwarna hijau segar, batangnya tidak terlalu keras, dan tidak tumbuh terlalu tinggi. Namun untuk yang saya rekomendasikan adalah lompong jenis kimpul yang dipilih jika untuk dimasak karena lebih mudah, dibandingkan jenis lumbu yang tingkat gatalnya lebih kuat. Ada beberapa sumber yang mengatakan yang dikonsumsi adalah batanynya namun, jika kita mengacu pada masakan seperti buntil maka terbukti bahwa daun lompong juga bisa dikonsumsi.

Berbicara tentang lompong terutama yang termasuk jenis sayuran yang bisa dimakan , tetap saja masih ada sifat memiliki zat yang menimbulkan rasa gatal jika kita terkena getahnya dan kadang rasa gatal itu tetap ada walaupun sudah dimasak.

Saya termasuk yang geram dengan gatalnya lompong dan berusaha mencari tahu beberapa tips di intenet tentang bagaimana cara mengolahnya agar rasa gatal itu hilang. Saya pun mencoba yaitu dengan merendamnya di dalam air panas , ditambah garam akan tetapi tips yang ditulis di artikel itu hanya isapan jempol belaka karena nyatanya sama sekali tidak bisa menghilangkan rasa gatal.

Demikian juga ketika saya mencoba merebusnya cukup lama tapi tenyata rasa gatal itu tetap terasa. Hingga pada suatu saat saya bertanya dalam sesi komentar sebuah postingan di medsos , akhirnya saya mendapat informasi yang cukup penting dan bisa dipegang kebenarannya. Ternyata tips agar sayur lompong tidak gatal adalah dengan membiarkannya selama beberapa saat hingga layu , atau dengan kata lain tidak langsung memasaknya setelah dipetik . Setidaknya dibiarkan selama sehari semalam atau lebih baik lagi jika lebih lama dari 24 jam. Dan saya bisa menghubungkan hal ini  dengan sayur lompong yang dijual diwarung yang tidak terasa gatal sepertinya karena penerapan teori atau tips ini.

Tentu saja meskipun sudah didiamkan sampai layu kita tetap harus merebusnya terlebih dulu dan memotong kulit arinya sebelum diolah menjadi masakan yang nikmat agar rasa gatalnya benar-benar dijamin hilang . Semoga tips ini bermanfaat.

Semoga bermanfaat.

Iklan
Perihal

seorang pemuda yang masih mencari jati dan berusaha untuk berbuat yang terbaik

Ditulis dalam Inspirasi dan Motivasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Kota Baru Purwokerto
Ikuti saya di Twitter
Statistik Blog
  • 42,931 hits
Data Kunjungan per 16-02-2017
Flag Counter
Kalender 2017
September 2017
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  
%d blogger menyukai ini: