Perbuatan Kecil & Perbuatan Besar

Saya teringat kisah film Jepang yang berjudul Azumi. Diceritakan bahwa Jiwa Samurai yang diajarkan guru Azumi adalah mewujudkan misi, dengan mengesampingkan semua hal lain yang tak ada hubungannya dengan misi, meskipun itu berlawanan dengan hati nurani atau perasaan.

Pada suatu hari, Tim Azumi menerima misi untuk membunuh pemimpin pemberontak atau pepmimpin suatu organisasi. Misi ini adalah yang paling penting bagi Tim. Ketika dalam perjalanan Tim melewati suatu daerah yang saat itu berlangsung suatu penindasan, rakyat kecil dibantai, dibunuh oleh pasukan penguasa . Azumi dan kawan-kawan merasa sangat kasihan. Mereka yakin dengan keahlian yang mereka miliki, mudah saja mereka mengalahkan sekelompok gerombolan penindas. Ketika mereka akan meraksi melawan, tiba-tiba Guru Azumi yang merupakan Ketua Tim, mengingatkan agar mereka berhenti mencampuri urusan orang lain. Karena tindakan mereka tak sesuai misi dan hanya membuang waktu saja. Mereka hanya akan menghadapi sesama orang suruhan saja, tanpa berpengaruh sedikitpun terhadap masalah yang lebih besar yaitu pimpinan para gerombolan itu di posisi paling puncak. Misi mereka adalah berhubungan dengan orang penting yang berkaitan dengan keberlangsungan hidup negara.

Begitulah salah satu inti cerita dari film Azumi. Perbuatan dalam rangka mewujudkan misi disebut sebagai perbuatan besar sedangkan appaun yang tak terkait dengan itu disebut perbuatan kecil. Film Azumi cukup baik untuk menjadi hiburan, tapi ada beberapa hal yang harus digaris bawahi jika akan mengambilnya sebagai pelajaran. Terutama tentang apa itu perbuatan besar dan perbuatan kecil.

Perbuatan baik, sekecil apapun itu, jika diniatkan untuk sebuah tujuan baik, maka merupakan perbuatan besar. Contoh, menyingkirkan duri di jalan, atau yang sesuai keadaan zaman sekarang, menyingkirkan ranjau di jalan, contoh hal-hal kecil yang sebenarnya merupakan perbuatan besar. Karena Perbuatan seperti itu termasuk kategori bagian dari keimanan. Pernah mendengar kisah burung kecil yang dengan paruh kecilnya membawa air, lalu menyiram api yang membakar Nabi Ibrahim? Itu contoh lainnya sebagai pelajaran.

Meskipun merupakan tindakan yang sepele, tapi perbuatan itu adalah bukti dan tekad untuk sebuah tujuan yang jelas. Tujuan yang lebih besar lebih dari seberapa besar apa yang kita lakukan. Jika kita berpegang pada prinsip ini, tentu kisah Tim Azumi yang tadi kita baca merupakan sesuatu yang sangat bertentangan. Perbuatan besar itu adalah perbuatan yang setidak-tidaknya bisa mengurangi beban orang lain, membantu orang lain mengatasi masalah dan persoalannya, meskipun mungkin tak menguntungkan bagi diri kita sendiri .  Perbuatan sekecil apapun atau seremeh apapun, akan mendapat balasan secara adil dari Yang Maha Kuasa.

Mulai sat ini marilah kita, Ikhlaskan untuk selalu melakukan Perbuatan baik, meskipun sekecil apapun. Karena sebenarnya perbuatan kecil ini merupakan sebuah perbuatan besar yang bisa mengangkat derajat kita secara perlahan menjadi pribadi yang lebih besar.

 

Iklan
Perihal

seorang pemuda yang masih mencari jati dan berusaha untuk berbuat yang terbaik

Ditulis dalam Inspirasi dan Motivasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Kota Baru Purwokerto
Ikuti saya di Twitter
Statistik Blog
  • 42,931 hits
Data Kunjungan per 16-02-2017
Flag Counter
Kalender 2017
Februari 2018
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728  
%d blogger menyukai ini: